Showing posts with label Wireless FM. Show all posts
Showing posts with label Wireless FM. Show all posts

Monday, June 23, 2008

Wireless FM Dengan Penguat Mic

Mikrofon wireless FM ini memiliki jangkauan transmisi lebih dari 300 meter di udara terbuka. Meskipun jumlah komponen yang kecil dengan tegangan sumber 3V. Wireless ini dapat beropersi di band FM 87-108MHz dan transmisi yang dapat diambil pada setiap radio penerima FM standar.

Kumparan (L1) diusahakan sekitar 3mm dengan diameter kawat email 0,61 mm 5 lilit/putaran kawat tembaga. Cara untuk mimindah frekuensi hanya dengan menyesuaikan jarak dari kumparan, yaitu dengan merenggangkan atau menyempitkan

kumparan. Untuk antena yang digunakan harus setengah panjang gelombang atau seperempat panjang gelombang (untuk 100 MHz atau 150 cm 75 cm).

wireless ini terdiri dari tiga buah transistor
Tahap penguat mic (Q1) adalah penguat untuk mic kondensor dengan konfigurasi penguat common emitor. Kapasitor 47nF adalah untuk mengisolasi mikrofon dari tegangan dc basis transistor sehingga hanya memungkinkan sinyal AC saja yang masuk. Karena melewati penguatan sudah pasti Mic kondensor menjadi sangat peka.

Rangkaian osilator LC dibangun dengan Q2, umpan balik  kapasitor C5 dan rangkaian LC paralel L1, C4.adalah kapasitor kopling dan (C6) mengarahkan sinyal ke penguat RF (Q3).


Skema Rangkaian

PCB
Dalam pembuatan PCB dipanjangkan tujuannya agar bisa digunakan untuk penempatan batere holder ukuran 2 AA . Tidak susah untuk membuatnya sudah saya sertakan layout PCB wireless ini. Jika ingin menggunakan PCB di bawah ini maka perlu diperkecil 2 x. Ok selamat mencoba.

Daftar Komponen
  • Q1,Q2,Q3: 2N2222 ( untuk transistor jenis ini sulit dicari di pasaran sebagai ganti persamaannya adalah BC337, atau MPS2222) jika juga belum bisa ditemukan pakai transistor standar Jepang pake 2SC1675
  • R1: 10k 5%  *(semua R 1/4 watt)
  • R2: 33k lin.
  • R3: 12k 5%
  • R4: 5.6k 5%
  • R5: 2.2k 5%
  • R6,R8: 47k 5%
  • R7: 470 ohms 5%
  • R9: 180 ohms 5%
  • C1,C2: 47nF
  • C3: 1nF
  • C4: 33pF
  • C5: 6pF
  • C6: 10pF
  • C7,C8,C9: 10nf
  • L1: diameter 3mm inti udara, jumlah lilitan 5  dengan kawat email 0.61 mm
  • S1: SPST  (single poll single trow)/ toggle switch
  • bok batre 2 AA (battery holder)
  • Mic Kondensor
  • Kabel untuk antenna (panjang 75cm atau lebih)


Tuesday, April 29, 2008

Mic Wireless FM si Penyadap Canggih


Dalam mengawali karya pertama saya yaitu Mic Wireless FM si penyadap canggih Karya ini sudah 17 tahun yang silam ketika itu statusnya masih pelajar tepatnnya tahun 1994. Rangkaian ini diperoleh dari majalah MOP kala itu. Berulang-ulang dirangkai namun belum berhasil, baru yang keempat kalinya berhasil. Asyik kala itu bisa menyadap pembicaraan tetangga, caranya diselipkan di celah dinding rumah tetangga yang akan disadap tadi, kemudian dengarkan lewat radio penerima FM di rumah kita sendiri.  Wireless FM inipun bisa digunakan untuk berkomunikasi, akhirnyapun satu kampung rame ngerumpi lewat
radio dengan radius 500 m msih bisa. dengan kepekaan mic yang luar biasa, sehingga tidak salah kalau disebut Wireless FM si Pengadap Canggih sesuai judul artikel di majalah MOP.
        Rangkaiannya sederhana terdiri hanya dua buah transistor. Transistor pertama 2SC289 sebagai osilator sekaligus juga sebagai penguat mic, transistor kedua 2SC1675 sebagai penguat osilator atau buffer, wireless ini cukup diberi catu batere 1,5 volt sampai 3 volt, selengkapnya skema rangkaian seperti gambar berikut di bawah ini..
                                                Gambar skema rangkaian Mic Wireless FM

Daftar Komponen
R1 = 1k
R2 = 47k
R3 = 150
R4 = 33k
R5 = 180
C1 = 222
C2 = 1uF
C3 = 102
C4 = 10p
C5 = 10p
C6 = 222
C7 = 103
Q1 = 2SC829
Q2 = 2SC1675
MC = Mic Kondensor
Koker 5mm
      L1 Primer 6 lilit
           Sekunder 2 lilit

Ni dh ada layout:

Wiriless Mci ini sudah dikembangkan disainnya sehingga lebih top markotop, klil saja disini

Friday, March 7, 2008

Wireless FM Si Penyadap nongol lagi II

Wireless FM yang sudah pernah di posting ini kita coba dikembangkan dengan harapan bisa lebih "mak nyus" lagi sebagai julukan "si penyadap canggih". oleh karena itu dari rangkaian dasar yang sudah ada dibumbuhi dengan penambahan penguat mic dan satu penguat RF lagi untuk output dayanya. sehingga akan lebih sensitif untuk daya dengar mic sebagai si penyadapnya dan lebih jauh lagi untuk daya jangkaunya. Dna tentunya karena versi Wireless II ini pengembangan dari yang fersi sebelumnya dimaksudkan agar lebih canggil lagi. Apa betul demikian!....mari kita buktikan kedhasyatannya.....



Setelah selesai dirangkai dan...betul mak nyus banget, kepekaan mic lebih dhasyat begitupula dengan pancarannya, sewaktu itu saya gunakan seutas kabel yang panjangnya tidak lebih dari satu meter. Ada yang mau coba lagi untuk merakitnya? silahkan...
Tata Letak dan Layout Wireless FM. Sumber tegangan  3 Volt dari 2 buah Batu Batere

Kepekaan mic bisa diatur sesuai kebutuhan dengan mengadjust VR trimpot 10k, jika digunakan untuk mikropon maka setingan jangan terlalu besar sehingga suara enak, jika untuk penyadapan maka silahkan diatur sesuai selera, hasilnya suara sekecil apapun; suara jangkrik, suara detak jarum jam, suara adzan dari kejauhan yang sayup-sayup bisa kedengaran jelas di monitor radio FM.    Wow...!

Posting Tambahan
Okay, Bro..ini sudah saya sertakan skema rangkaiannya. Selamat berkreasi...
Wireless ini pada saat test drive, tanpa menggunakan antena, jarak 20m mampu ditangkap radio reciver FM dengan jelas, lebih-lebih bila disambung antena berupa kabel sepanjang 50-100cm atau lebih akan sangat baik jangkauannya.

Memenuhi Permintaan
Mewakili sekian permintaan lewat kontak HP, ada yang meminta layout yang simpel, tidak usah dikasih buntut (stripline) he..he...katanya, ini saya tampakkan yang tanpa "buntut" dan berwarna hitam agar mudah di blat/jiplak. Ayo semua berkarya terus agar bangsa kita maju.

 
Mantab


 Mantab